Dengan membaca, wawasan anda bertambah. dan menulis adalah sebuah stimulus agar eksistensi anda bisa dirasakan oleh banyak orang.

Blogroll

Kamis, 27 Juni 2019

Bercerita pada semesta





Dalam realitas dia menampilkan sisi manisnya sebab hanya dengan itu dia mampu tampil eksis dengan mereka golongan golongan manis.
Engkau bagai buku, membacamu adalah caraku Memahamimu sebab disetiap lembarnya terdapat cinta.

Ingin cepat cepat ku balek lembar selanjutnya agar aku merdeka memahaminya, kau harus tau bahwa kemerdekaan itu ialah hak segala makhluk yang hidup dan menulisimu adalah caraku memerdakanmu dalam tulisan tulisanku, kedua-duanya adalah caraku mencintaimu.

Aku hanya serpihan kata yang tak pernah utuh,keseharianku adalah rapuh,jangankan menggapaimu untuk membayangkanmu saja aku tak mampu. Cinta itu kini menyendiri, bahkan nyaris tak percaya diri, mengapa cinta itu tidak se-kolektif ibu pada anaknya ataukah cinta itu hanya sebagai pelengkap ruang-ruang kosong semesta.

Adakah yang lebih indah selain mencintaimu kurasa tidak ada, sebab kini mencintai manusia adalah masalah. Pada semesta aku berkata-kata pada cinta aku perankan rasa,maka kini perkenankanlah luka untuk pergi meninggalkannya.Aku atau kamu tidak ada yang benar-benar kalah apalagi lelah sebab masing masing kita masih tetap ada asa dan ini hanya persoalan waktu semata.






Share:

Senin, 03 Juni 2019

A k u d a n C i n t a



       Suatu ketika mata ingin terlelap karena lelah, badan merebah tak terarah dan hati patah karena luka, kata-kata mengusik cerita,mengharapkan cinta agar tetap ada.

Aku adalah aku, kamu adalah kamu, sementara kita hanya menjelma kata yang terhipnotis oleh ego semata,cinta itu indah bila aku dan kamu menjelma kita.

CUKUP. Biarkan hati dan otakmu beristirahat sejenak,sebab,besok atau lusa mereka akan bekerja seperti biasanya bahkan jauh lebih keras dari biasanya.

Share:

Selasa, 29 Januari 2019

Jalan Pulang





Kau berjalan,langkah demi langkat terukir cerita,dalam perjalanan,kemudahan masih berpihak padamu,langkah-langkah kaki kini mendaki,untung  saja tak ada caci maki.
Kau terus melangkah mengatur langkah berharap  pada asa agar  tidak putus dan musnah.Lelah,letih itu pasti ada,namun itu semua akan tetap terjaga,jika kau ingat
bahwa ada yang menantimu di ujung sana. Ku harap perjalananmu akan tetap baik baik saja semoga langkah,asa serta do'a bisa mengantarkanmu pada 
tujuan itu.


Setelah sekian lama berjalan menyusuri,kini kau berada pada kondisi dimana jalan tak lagi mudah untuk di lalui,kau berhenti bahkan hampir tak percaya diri,memang begitulah perjalanan,kadang susah menghampiri kadang pula berjalan dalam kesendirian membuat langkahmu menjadibtak karuan,ambisi untuk mencapai tujuan menjadi terpatahkan karena asa tak lagi mengantarkan.


Kau berfikir untuk tetap berjalan,namun bekalmu hampir habis di tengah jalan,benarkah bahwa jalanan itu tak lagi menyenangkan,penantian kini  tak ada pengertian dan kini rindu itu seenaknya bercumbu ingin temu,namun jalanan ini tak lagi ramai,sunyi bahkan hampir mati di hukum sepi,bagaimana mungkin kau akan sampai pada sebuah tujuan,sementara jalanan sangat tidak menyenangkan untuk di lanjutkan.


Jalan menuju pulang kini samar-samar,berharap temu menjadi penghubung rindu,namun beban yang dia pikul menjadi penghalang untuk pulang.Cepat atau lambat jalan itu akan terang,besok atau lusa langkahmu akan berpulang,itu selagi kau ingat jalan pulang,perjalanan itu 
membuatmu kewalahan,tapi satu yang harus kau ingat kembali bahwa ada yang menantimu di ujung sana.
Kau harus tetap optimis dalam gerak langkah dan perkuat itu semua dengan do'a-do'a, hilangkan pesimis,percayalah bahwa segala langkah akan berpulang,entah pulang 
mengadu rindu atau pulang meninggalkan rindu.






Malang,29 januari 2019
Share:

Kamis, 24 Januari 2019

Kau resah ?




Lihatlah jam dinding itu tak lagi tertawa bahkan dia enggan membalik waktu dan kau hanya berkeluh kesah pada asa menyalahkan keadaan hanya karena situasi
membuli masa depan hanya karena tak percaya diri.

Bagaima jika keadaan itu menuntut masa depan untuk ditatah apakah kau tetap nyaman dengan kenyamanan yang ego berikan ?Kau resah bahkan pernah berfikir untuk pergi,pergilah,,, tak ada yang melarangmu tapi satu yang harus kau tau,bahwa pergimu tidak akan menyelsaikan masalah,sebab hidup itu adalah susunan masalah yang tak bisa kita hindarkan melainkan kita hanya mampu menjalankan.

Kau sebetulnya punya kemampuan untuk mengatasinya
namun kau terlalu cemas akan hasilnya,kau tahu bahwa segala kecemasan itu adalah soal dan bergerak adalah salah satu cara untuk menjawabnya benar atau salah bukan lagi soal melainkan hasil yang harus kau terima dan kau jalankan.

jangan pernah biarkan ego itu
membenarkan dirinya jangan pula kita letih
hanya karena kita kewalahan menghadapinya,sebab pasrah terhadap ego adalah sebuah ondorisme akal untuk tetap berfikir rasional. Jangan pernah gagap dalam menguraikan kecemasan sebab akan ada kegugupan dalam membayangkan masa depan.

Apakah kau tidak percaya bahwa akan selalu ada jalan bagi mereka yang selalu setia berjuang dan sebuah perjuangan pasti akan ada hasil di akhir ceritanya,kau tak percaya ?? coba buktikan saja sebab kata kata ini akan menjadi omong kosong jika kau hanya membaca
tanpa pernah bergerak untuk merealisaikannya.








Malang,25 januari 2019





Share:

Kamis, 06 Desember 2018

Mencoba Bahagia





mynamecandrablo.blogspot.com-

Sejujurnya aku tau tentang apa itu 
bahagia,pengetahuanku tumpul seketika bahkan berkarat,ketika sederet bahagia hilang begitu saja,dia memposisikan dirinya tamu yang seolah olah 
hanya datang bertamu sebentar lalu pergi meninggalkan.
Sebetulnya aku sedang kangen-kangennya dengan sederetan bahagia yang pernah kau janjikan sengaja aku titipkan kata hati pada tulisan-tulisan ini,agar kelak kau lekas sembuh membacanya.

Aku adalah serpihan bahagia yang tak pernah 
kau bahagiakan,namun aku sangat berterimakasih karena 
dengan itu aku tau bagaimana rasanya di beri bahagia rasa luka.Aku yang terlalu bodoh atau kau yang terlalu pintar dalam mempermainkan entahlah aku tak tahu.

Sederhana saja aku hanya ingin kita seperti secangkir kopi
kau dengan manismu aku dengan pahitku 
selalu mencoba mempersatukan rasa dalam satu wadah (cinta) ahh,,,itu semua hanya ingin dan angan-anganku saja,semua akan terbantahkan dengan ingin dan angannya.

Seharusnya kita punya satu bentuk kecemasan bersama,agar kita tetap kuat dalam proses menuju bahagia,namun kau hadir dengan segala egomu,dan aku menahan sakit atas segala luka yang kau tinggalkan.
kau tau bahwa saat ini aku lagi tidak akur dengan diriku sendiri karena sudah terlalu banyak kebohongan yang ku lakukan terhadap diriku itu semua hanya demi kebahagian bersama bukan aku ataupun kamu melainkan kita.




Malang,07/12/2018

Share:

Minggu, 02 Desember 2018

Antara Ego dan Hati






Teruntuk hati janganlah kau sakit hanya karena rasa kecewa ketahuilah bahwa akan ada waktu dimana kau benar-bebar merdeka. Kita hanya sebatas merencanakan,terkait hasil biarlah
ikhtiar yang mencarinya. Aku yakin kau akan merdeka,mungkin tidak untuk hari ini
Aku yakin kau akan membuktikannya,mungkin tidak untuk saat ini Dan aku sangat yakin bahwa kau bisa melewatinya,kau harus yakinkan dirimu bahwa akan ada bahagia yang selalu menantimu di ujung sana.
Jangan dengarkan mereka,mereka memperlakukan Ego layaknya Tuan Raja Sementara Hati mereka injak-injak hanya demi penghormatan yang salah.

Mungkin kau di anggap terlalu bodoh,karena sudah terlanjur memperbudak hati hanya karena rasa.Aku tau bahwa saat ini  kau terlalu di hajar sakit,aku tahu saat ini juga kau larut dalam rasa yang sangat mengecewakan.Kau harus bangkit kau harus mampu melawan dan
menghilangkan rasa sakit di hatimu itu,karena bagiku merawat rasa sakit adalah sebuah kebodohan.
Kau berhak memerdekan hatimu untuk di miliki orang lain tapi satu yang ku minta jangan kau penjarakan hatimu hanya karena kau pernah di hakimi oleh rasa sakit
Saat ini kau hanya perlu merekonstruksi patahan-patahan hatimu agar tidak mengakibatkan sakit yang berkepanjangan.


Kau tahu bahwa ada luka karena kata kata dan akan sakit jika hati mulai berdusta,kadang kala kita berperan dalam menampilkan Ego tapi tidak dalam mencerdaskan Ego.
Perlakuan mereka  membuat hati sedikit di injak-injak
membusungkan Ego hanya demi eksistensi
tanpa pernah  paham bahwa orang yang menyanginya terluka karena ke egoisan yang menguasainya.

Jangan kau merasa nyaman dengan kenyamanan
yang orang lain berikan terhadap kita,karena di situ ada terselip keinginan orang lain yang entah menguntungkan atau merugikan kita kau harus mampu mengoprasikan akalmu agar tidak salah dalam sebuah paham,karena manusia cenderung memerdekakan
ego ketimbang akal sehat.






 Malang 02/12/2018

Share:

Senin, 29 Oktober 2018

Ketika Hati Berkonspirasi




Sejatinya hari hariku indah,namun kini menjelma suram,Kali ini ada sedikit keresahan hati yang mulai menari nari,untuk dapat mengusirnya pergi,aku harus mengajaknya berdiskusi dari hati ke hati.Resah bosan adalah tamu,butuh daya saji yang lezat untuk mengenyangkan agar tidak ada luka yang di tinggalkan.Aku tak tahu mana yang benar mana yang salah yang jelas celah-celah ini membuat hati depresi.

Menjalarnya rasa ke setiap siklusnya membuat ku berhenti pada satu titik,bahkan kini tak ada yang patut terlontarkan atas kesewenang-wenangan rasa menindas hati yang tak bersalah.Mungkin perlu sebuah konsepsi untuk dapat di prediksi agar hati tidak mati pada hukum relasi,karena bagiku esensi dari pada relasi adalah kolaborasi dua insani yang menghasilkan kesempurnaan diri dari keduanya.

Jangan terlalu memperbudak hati hanya kerena rasa,kau tau bahwa hati itu adalah nahkoda yang selalu mengantarkan kapal menuju dermaganya.
Sedangkan rasa seolah-olah menjelma menjadi ombak yang kadang-kadang bisa membuat kapal tenggelam.
Aku adalah kopi yang tak pernah sedikitpun kau seruput,seandainya kau tahu bahwa diri ini telah menjelma menjadi hal hal yang kau sukai,namun kesemuanya itu hanyalah angan angan yang belum sempat merdeka,aku mengandung rasa pahit,jika ada rasa manis itu merupakan bonus atas kepahitanku.

Aku menjelma menjadi lagu yang setiap harinya kau putar di ruang dengarmu,bahkan kini aku sadari semua hanya luapan imajinasi. Aku takut,takut jika perjuanganku tak berarti apa apa,aku takut,takut jika relasi yang kita bangun selama ini hancur sia sia.Aku takut,takut jika nanti kita kembali menjadi orang asing yang tak saling kenal antara satu sama lain.

Tugasku hanya menitipkanya pada tulisan-tulisan,indah atau tidaknya tergantung dia menafsirkan,karena rasa seseorang mempunyai konteks perbedaan.Kini kita berada pada waktu di mana hati mulai berkembang biak,bermetamorposa pada asa kesetiaan,untuk menjadi harmonis perlu di imbangi dengan mentalitas hubuang sejati,saat ini kita hanya perlu menekuni hubungan yang kita jalani bukan membuat masalah dan mengakhirinya.



Malang,28 Oktober 2018

Share:

Blogroll

Welcome text

BTemplates.com

Diberdayakan oleh Blogger.

SUDAH MERDEKAKAH KITA ?

D engan sedikit membuka mata,  coba lihatlah kondisi Negara kita saat ini, silahkan di cermati, bahwa begitu banyak kepincangan bahkan kekac...

jumlah pengunjung

Cari Blog Ini

BTemplates.com

artikel